Cerita Dewasa Kuperkosa Ibu Warung Berjilbab Part 1

Romansasex.com situs web yang menghadirkan || Cerita Sex Terbaru 2016 || Cerita Mesum Terbaru ||Cerita Dewasa Terbaru || Foto Cewek Hot Terbaru || Foto Bugil Terbaru || Foto Mesum Terbaru || Cerita Dewasa Kuperkosa Ibu Warung Berjilbab|| dan Seputar Dewasa Terbaru 2016.

Deskripsi Cerita :
Ketika Anton melihat Ibu muda pemilik warung yang berjilbab, tiba-tiba saja terlintas ide nakal untuk memperkosanya. Ingin Tahu kelanjutanya para pembaca ??? langsung saja simak cerita dibawah ini !!!

Panggil saja namaku Anton, aku akan mengisahkan cerita sex liar, hebat, menantang, dan Hot dari pengalaman pribadi saya. Cerita sex ku ini nyata dan tidak fiktif. Kalau boleh jujur sebenarnya aku ini bukanlah seorang pemerkosa, dan aku juga bukan lelaki hypersex yang tidak bisa mengendalikan nafsu sex-ku. Aku lelaki yang telah beristri. Entah setan apa yang merasuki aku sampai aku hingga aku berbuat nekat.

Romansasex.com  || Cerita Sex Terbaru 2016 || Cerita Mesum Terbaru ||Cerita Dewasa Terbaru || Foto Cewek Hot Terbaru || Foto Bugil Terbaru || Foto Mesum Terbaru || Cerita Dewasa Kuperkosa Ibu Warung Berjilbab || dan Seputar Dewasa Terbaru 2016.
Cerita Dewasa Kuperkosa Ibu Warung Berjilbab Part 1

Cerita ini berawal ketika siang hari itu aku berniat untuk membeli rokok sebuah warung kecil. Sesampainya disana, aku melihat pemilik warung sedang menungging membelakangiku namapak saat itu dia sedang menata barang dagangan-nya. Mungkin para pembaca berfikir saat itu aku sedang melihat sebuah paha yang tersingkap di balik rok mini atau hal fulgar lainya.

Jangan salah sangka dulu, saat itu yang aku lihat adalah seorang wanita pemilik warung dengan busana serba tertutup karena dia wanita berhijab. Ketika itu dia memakai gamis yang panjangnya sampai mata kaki dan kerudung yang panjangnya sampai ke pinggangnya. Pada posisi menungging, saat itu bagian jilbab depannya jatuh sampai menyentuh lantai.

Saat itu secara sengaja aku mencari celah untuk melihat sesuatu yang indah yang tersimpan dari balik gamis dan kerudungnya. Setelah aku cari-cari pada akhirnya akumenemukan celah dari jilbab di bawah lengannya. Waktu terlihat samar tonjolan payudara-nya yang nampaknya lumayan besar. Sebenarnya yang pertama membuat nafsu diriku adalah pantat-nya yang terlihat bulat dan bohay saat dia menungging. Dari belakang terlihat bulat dan padat sekali. Pantat bulatari yang indah itu terhias dengan cetakan garis bebrbentuk segitiga yaitu bentuk celana dalamnya.

Aku tidak mengapa kenapa saat itu mataku terus mengamati gerakan pantat wanita itu, kalau tidak salah sekitar 5 menit aku memandangi pantat itu. Pandanganku saat itu bercampur dengan khayalanku yang kotor . Khaylanku ini semakin menjadi ketika wanita itu sesekali menggaruk pantat-nya yang tanpa sadar saat itu aku sedang mengawasi. Gemas rasanya, saat itu aku inigin sekali meremas pantat bulat itu.

Ditengah asiknya aku berkhayal jorok, pada akhirnya wanita itu-pun menyadari adanya aku, lalu dengandia menoleh ke arahku dan,

“ Ada orang rupanya,hhe… maaf-maaf Pak baru sadar. Oh iya bapak mau beli apa ? ”, ucapnya kepadaku.

“ I.. ini Mba’ sa… saya mau beli rokok Mbak ”, jawabku gugup karena ucapnya membuyarkan khayalan mesum ku.

Saat dia menoleh sungguh luar biasa cantiknya wanita pemilik warung itu. jika saya tafsirkan Umur-nya kira-kira 32-35 tahun. Walaupun umurnya sudah segitu, namun wajahnya terlihat menarik sekali, mukanya Putih, bersih dan nampaknya halusnya sekali jika disentuh oleh tanganku. Saat itu aku berlagak melihat-lihat dagangan sembari mencuri-curi kesempatan untuk memandang wajahnya.

Ketika itu sesekali kuajak dia mengobrol, saat itu terdengar suaranya lemah lembut, selembut wajahnya. Jika difikir saat itu tidak ada yang fulgar darinya, namun aku heran pada pemikiranku, mengapa saat itu aku sampai membayangkan dia mendesah jika Kewanitaan-nya aku bobol dengan kejantananku. Setelah ebberapa saat aku mengobrol, aku tahu bahwa dia seorang ibu dari orang 3 anak.

Anaknya yang pertama kelas 6 SD. Sebenarnya aku sempat tidak percaya kalau dia sudah mempunyai 3 anak, karena menurutku, dia masih pantas jika jadi mahasiswi idamanku, hhe. Saat itu dia menerangkan suaminya sedang kerja dan anak-anaknya sedang sekolah. Lalu aku mula berbasa-basi,

“ Jadi Mba’ sendirian aja nih diwarung? ”, ucapku.

“ Iya, Pak. Paling sebentar lagi anak-anak saya juga pulang dari sekolahnya”, ucapnya tanpa curiga.

Ketika dia menjawab saat itu aku kembali tenggelam dalam khayalanku ngeresku. Aku membayangkan dia seakan-akan dia sedang bugil dihadapanku. Tanpa sengaja saat itu aku melihat sebilah pisau diatas dagangannya, mungkin pisau itu untuk memotong rentengan dari dagangnya. Tiba-tiba saja aku mendapat ide untuk menumpang buang air kecil disana,

“ Mba’ saya boleh numpang ke toilet nggak Mba’, kebelet kencing Nih Mba’ ? ”, ucapku, mulai menjalankan rencana gilaku.

“ Aduh gimana ya Pak ? ”, ucapnya nampak ragu saat itu, karena saat itu dia sendirian di warung.

Oh iya para pembaca, selain warung, tempat itu juga sebagai rumahnya juga, lanjut,

“ Tolong dong Mba’, saya udah nggak tahan lagi nih Mba’ ”, ucapku sembari pura-pura memegang celanaku agar terlihat seperti orang yang sedang menahan kencing.

Karena melihat tingkahku yang seperti itu wajahnya nampak tidak nyaman, kemudian,

“ Yaudah deh Pak, tapi tunggu sebentar ya, biar aku rapikan sebentar kamar mandinya soalnya berantakan sekali, hhe… ”, jawabnya sembari bergegas ke arah kamar mandi.

Saat dia menuju kamar mandi, dengan cepat aku langsung menutup pintu warung dan menguncinya. Lalu, aku megambil sebilah pisau dan menyusul wanita tadi. Saat itu sekilas aku melihat dia keluar dari kamar mandi dan menaruh Bra ke mesin cuci,

“ Aduh gimana nih Mbak’, udah nggak tahan nih, ”, ucapku lagi sembari meremas celana di area kejantananku sembari melangkah ke arahnya.

Saat itu Ibu muda itu kelihatan kaget karena melihatku ada di dalam rumah dan di berada dihadapanya,

“ Oh… I.. i.. iya Pak, sudah beres sekarang silakan, ”, katanya dengan wajah menunduk.

Saat itu dia menunduk, dia kaget sekali ketika aku tiba-tiba berada di depannya dan seketika dia terlihat pucat karena aku sudah mengarahkan pisau pada perutnya,

“ Cepat angkatmu tangan dan jangan teriak !!! ”, ucapku setengah berbisik.

Saat itu dia tampak ketakutan betul. Tangannya segera terangkat. Lali aku menyuruh dia berbalik menghadap tembok. Saat itu kedua tangannya kemudian kuturunkan dan kuikat dengan Bra yang kuambil dari mesin cuci. Lalu, kuputar tubuhnya hingga menghadapku,

“ Apa yang bapak lakukan, tolong jangan apa-apakan aku Pak… ”, ucapnya takut, dengan suara gemetar.

“ Jangan takut, aku cuma mau senang-senang sedikit, ”, ucapku sembari menjulurkan tangan ke payudara kanannya yang tertutup jilbab lebar.

Ibu muda ini Memekik kecil. Wow… payudara-nya terasa kenyal dan mantap.

“ Kamu nggak pake Bra ya ? ”, ucapku sembari mencubit putingnya dari luar jilbab.

Saat itu dia terus menggeliat-geliat,

“ Siapa namamu ? ”, ucapku sembari meremas putingnya agak keras.

“ Aow… aduh… Mira namaku… jangan diremas keras gitu Pak, sakit… Aow.. ”, ucap mira kesakitan.

Lalu aku melepaskan jepitanku pada putingnya. Tetapi kini tanganku mulai merayap ke perutnya yang ramping. Terus turun ke pusarnya dan akhirnya berhenti di selangkangannya. Kuremas-remas gundukan Kewanitaan-nya.

“ Ouhhhh… jangan… jangan… ”, Mira menggeliat-geliat.

“ Jangan takut Mba’… aku cuma mau main-main sebentar… ”, ucapku kemudian segera berlutut didepan-nya.

Tanganku kemudian masuk di balik gamisnya. Menyusuri kulit tungkainya yang mulus. Lalu perlahan aku menarik turun celana dalamnya. Wanita itu mulai terisak. Apalagi, kini kupaksa kedua kakinya merenggang. Kuangkat bagian bawah gamisnya sampai ke pinggang. Wow… indah sekali, kewanitaan-nya mulus tanpa bulu sedikitpun.

Saat itu nampak tembem dan celahnya terlihat masih rapat, rasanya sudah tak sabar aku ingin segera menciumi Vagina indah itu. Mira terisak, memohon-mohon agar aku melepaskannya. Dia-pun menggeliat-geliat menghindar. Tetapi, mulutku sudah begitu lekat dengan pangkal pahanya. Kujilati sekujur permukaan Kewanitaan-nya sampai becek. Lidahku-pun berusaha menerobos di antara belahan Kewanitaan-nya.

Agak sulit pada posisi seperti itu. Maka, kugandeng Mira ke kamarnya. Setengah kubanting tubuhnya ke atas ranjangnya sendiri. Ibu muda itu menjerit-jerit kecil ketika dengan kasar kucabik-cabik gamisnya dengan pisau. Sampai akhirnya, tak ada sehelai kainpun kecuali jilbabnya.

Klik untuk melanjutkan Cerita Dewasa Kuperkosa Ibu Warung Berjilbab

Demikian cerita sex ini, selalu ikuti cerita-cerita sex yang lainya ya guest, tentunya bakal makin seru, makin Hot dan yang pasti bikin kamu horny guest.
Hanya Di :
WWW.ROMANSASEX.COM

Cerita Dewasa Sex SMA || Cerita Dewasa Sex SPG || Cerita Dewasa Sex Mahasiswa || Cerita Dewasa Sex Mahasiswi || Cerita Dewasa Sex Model || Cerita Dewasa Sex Pembantu || Cerita Dewasa Sex Perawan || Cerita Dewasa Sex Salon++ || Cerita Dewasa Sex Suster || Cerita Dewasa Sex Tante Girang || Cerita Dewasa Sex Threesome || Cerita Dewasa Sex Gangbang || Cerita Dewasa Sex ABG || Cerita Dewasa Sex Lesbi || Cerita Dewasa Sex Gay || Foto Hot Mahasiswi Terbaru || Foto Hot Model Terbaru || Foto Hot Tante Terbaru || Cerita Sex

0 Response to "Cerita Dewasa Kuperkosa Ibu Warung Berjilbab Part 1"

Posting Komentar